
KULIT si kecil sering menjadi perhatian para ibu-ibu muda yang baru memiliki anak. Pasalnya dengan kondisi yang masih rentan, kulit sang buah hati rawan terkena gangguan kesehatan kulit. Mulai dari ruam popok, kerak kepala, hingga biang keringat. Jangan remehkan!
Nah, agar tak kaget bila ada masalah pada kulitnya, dr Emil R Fadly SpKK dari Jakarta Skin Center memberikan pemahaman mengenai gangguan kulit yang biasa menyerang anak-anak.
Dermatitis
Dermatitis adalah peradangan pada kulit (epidermodermitis) akibat respons kulit terhadap rangsangan dari luar atau dari tubuh.
Gejala yang ditimbulkan dapat berupa bercak kemerahan, beruntus, lepuh, penebalan kulit, disertai rasa gatal. Bila dermatitis akut, gejala yang ditunjukkan biasanya kulit menjadi basah, sedangkan bila kronis kulit cenderung kering.
Dermatitis ini juga dikenal dengan nama eksim. Sebaran penyakit ini dapat bersifat lokal ataupun menyebar ke seluruh tubuh.
Jenis Dermatitis dan Penyebabnya
Ada beberapa jenis dermatitis, antara lain:
Dermatitis kontak iritan & alergi
Dermatitis kontak iritan dicetuskan dari paparan ke bahan yang toksin atau iritatif ke kulit manusia, dan tidak disebabkan reaksi alergi. Pada bayi yang harus diperhatikan adalah dermatitis kontak iritan. Umumnya hal ini terjadi karena pemakaian popok, penggunaan balsam, minyak kayu putih, minyak telon, dan sebagainya.
Sedangkan dermatitis kontak alergi terjadi akibat kulit terlalu sensitif terhadap bahan kimia tertentu. Peradangan mungkin belum terjadi hingga 24
| < Prev | Next > |
|---|


